JIKA TIDAK ASLI, UANG ANDA KAMI KEMBALIKAN 100% | 0812-1532-3196 | Pin BB: D09CB79A

Kanker Leher Rahim atau Kanker Serviks

Belakangan ini dunia hiburan di tanah air sedang diliputi berita tentang kanker serviks yang dideritai oleh artis Julia Perez. Penyakit ini membuat Jupe harus dirawat intensif dan menghabiskan banyak biaya pengobatan. Sebenarnya apa itu kanker serviks?? Penyebab dan gejalanya. Serta bagaimana pengobatannya??


-Apa Itu Kanker Serviks atau Kanker Leher Rahim??

Kanker serviks adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim. Penyakit ini biasanya menyerang wanita berusia 35-55 tahun.

-Penyebab

Kanker serviks terjadi jika sel-sel serviks tumbuh menjadi tidak normal dan tidak terkendali. Jika sel serviks terus tumbuh akan membentuk suatu massa jaringan yang di sebut tumor yang bisa saja bersifat ganas. Kondisi inilah yang disebut sebagai kanker serviks.

Penyebab terjadinya kelainan pada sel-sel serviks belum diketahui secara pasti. Tetapi terdapat beberapa faktor resiko yang berpengaruh terhadap terjadinya kanker serviks.

1. HPV (Human Papilloma Virus)
HPV adalah virus penyebab kutil kelamin yang itularkan melalui hubungan seksual.

2. Merokok
Tembakau dapat merusak sistem kekebalan dan mempengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi HPV pada serviks.

3. Melakukan hubungan seksual di usia dini.

4. Berganti-ganti pasangan.

5. Suami pernah melakukan hubungan seksual dengan wanita yang mengidap kanker serviks.

6. Pemakaian DES (dietilstilbestrol) pada wanita hamil untuk mencegah keguguran.

7. Gangguan sistem kekebalan.

8. Pemakaian obat pil kontrasepsi/KB.

9. Infeksi Herpes Genitalis.


-Gejala

Gejala biasanya baru muncul ketika sel serviks yang tidak normal berubah menjadi keganasan dan menyusup ke jaringan di sekitarnya. Pada saat ini akan timbul gejala berikut:

Pendarahan pada vagina yang tidak normal terutama antara 2 menstruasi, pendarahan setelah melakukan hubungan seksual dan pendarahan pada menopause.

Menstruasi yang tidak normal (waktu lebih lama dan darah lebih banyak).

Keputihan yang menetap dengan cairan yang encer, berwarna pink atau coklat, mengandung darah atau hitam serta berbau busuk.

Gejala dari kanker serviks stadium lanjut:

Nafsu makan berkurang, penurunan berat badan dan sering kelelahan.

Nyeri panggul, punggung atau tungkal. Keluar air kemih atau tinja dari vagina. Adanya patah tulang (fraktur).

-Pengobatan Kanker Serviks

Pembedahan (Operasi)
Operasi hanya terbatas pada lapisan serviks paling luar, seluruh kanker biasanya dapat diangkat menggunakan pisau bedah. Jika penderita tidak memiliki rencana untuk hamil lagi, dianjurkan untuk menjalani pengangkatan rahim.

Terapi Penyinaran (Radioterapi)
Terapi penyinaran menggunakan sinar berenergi tinggi untuk merusak sel-sel dan efektif untuk mengobati kanker invasif yang masih terbatas pada daerah panggul.

Kemoterapi (Terapi Obat Kanker)
Kemoterapi dianjurkan pada kanker yang telah menyebar ke luar panggul. Terapi ini menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker. Selain membunuh sel-sel kanker juga menyebabkan kerusakan pada sel-sel yang sehat sehingga sering menimbulkan efek samping yang buruk.

Terapi Herbal Biologis
Terapi ini menggunakan obat-obatan herbal yang mengandung zat-zat anti kanker serta untuk memperbaiki sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit. Herbal yang bisa dipakai dalam pengobatan kanker adalah sarang semut dan buah merah. Terapi ini lebih aman namun waktu penyembuhan cenderung lebih lambat, karena proses alamiah herbal bekerja tidak seperti obat-obatan.






@



0 komentar:

Posting Komentar - Kembali ke Konten

Kanker Leher Rahim atau Kanker Serviks | Buah Merah | Buah Merah Papua