JIKA TIDAK ASLI, UANG ANDA KAMI KEMBALIKAN 100% | 0812-1532-3196 | Pin BB: D09CB79A

Mitos-mitos Tentang Kanker

Masyarakat kita mengenal kanker sebagai penyakit orang kaya. Karena untuk penyembuhan dan pengobatannya dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Tapi pada kenyataannya kanker dapat menyerang siapa saja tidak peduli miskin ataupun kaya.
Berikut adalah lima mitos yang beredar di masyarakat Indonesia seputar kanker:

1. Kanker Tidak Perlu Dibicarakan
Meskipun topik tentang kanker rumit untuk dibicarakan oleh masyarakat awam. Bukan berarti kita tidak boleh diam akan penyakit ini.Kanker bukanlah hal yang tabu untuk dibicarakan. Dengan secara terbuka membicarakannya, kanker akan terdeteksi lebih dini sehingga lebih mudah disembuhkan.

2. Kanker tidak memiliki tanda dan gejala. 
Mitos ini jelas salah. Sebagian besar kanker, seperti kanker payudara, serviks, kulit, dan mulut, memiliki tanda dan gejala. Hanya sering kali penderita mengabaikan gejalanya dan baru memeriksakan ke dokter ketika gejala memburuk dan kanker sudah mencapai stadium lanjut. Kesadaran akan gejala kanker adalah langkah pertama untuk deteksi dini dan dapat meningkatkan hasil pengobatan kanker. Kanker pada tahap awal akan lebih mudah diobati dibandingkan jika sudah memasuki stadium lanjut.

3. Tak ada yang bisa kita lakukan untuk menghadapi kanker. 
Kenyataannya ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk memerangi penyakit ini. Seperti menjaga pola makan serta mengkonsumsi ramuan atau herbal tradisional yang alami. Sepertiga dari kanker yang paling umum nyatanya dapat dicegah. Untuk hal apa pun, upaya pencegahan tetap lebih baik daripada pengobatan. Untuk itu pencegahan terhadap penyakit ini akan membuat kita mampu menghadapinya. Dengan mengkonsumsi makanan sehat, menghindari rokok dan alkohol, serta menjaga berat badan ideal menjadi langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk menghadapi kanker.

buah merah


4. Pasien tidak punya hak untuk mendapatkan perawatan kanker. 
Semua orang, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama untuk mendapat perawatan dan layanan kanker. Memang perawatan kanker di negara maju dan berkembang sangatlah berbeda. Umumnya pasien kanker di negara maju lebih banyak yang akhirnya sembuh. Sedangkan pasien di negara berkembang sering tak tertolong lantaran lambatnya deteksi dini, tak mampu membayar biaya pengobatan yang mahal, dan buruknya pelayanan kesehatan.

5. Pengobatan Kanker sangat mahal.
Kenyataannya kini telah bermunculan berbagai pengobatan alternatif yang terjangkau dan telah terbukti dapat mengatasi kanker. Obat-obatan alami tradisional seperti sarang semut dan buah merah juga terbukti dapat mengatasi penyakit yang satu ini.



@



0 komentar:

Posting Komentar - Kembali ke Konten

Mitos-mitos Tentang Kanker | Buah Merah | Buah Merah Papua